Tampilkan postingan dengan label Opini saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini saya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 November 2017

Trilogi ikrar monumental Sumpah Pemuda

Trilogi ikrar monumental Sumpah Pemuda
Rozy Ahimsyah Pratama.

     Kristalisasi dari gerakan bernafaskan perjuangan itu berujung pada peristiwa hitoris bakal lahirnya satu negara. Semangat bersatu dan bergerak menjadi batu fondasi dalam menghimpun sumber kekuatan khususnya golongan muda. Tekanan amoral dan derita tidak manusiawi yang telah dirasakan sejak masa kolonialis Portugis, Spanyol, hingga pendudukan Belanda sudah cukup menjadi alasan untuk berteriak lantang merdeka kala itu. Namun tak bisa, merdeka adalah kata yang pantang didengar oleh kepolisian Belanda.

     Berangkat dari rasa dan nasib yang sama, kaum intelektual muda bernisiatif berbaiat dan berjanji setia berjuang bersama demi bangsa dan tanah air nya. Tatanan sosial borjuis Belanda era penjahahan tak dapat diterima di bumi Indonesia, pribumi dijadikannya kaum proletariat terkungkung dalam kesusahan sedangkan kolonial mengeruk keuntungan secara permisif. Tak ada ruang satu jengkal pun bagi penindas di bumi pertiwi. Akhirnya, manifesto dari semua itu adalah tiga konsepsi buah pemikiran Moh. Yamin dlm kongres Sumpah Pemuda II.

Rabu, 30 Maret 2016

Kuliah Lima Tahun dan Pentas Gerakan Mahasiswa.



Implementasi batas studi maksimal lima tahun di perguruan tinggi adalah tak lain suatu turunan dari upaya yang mengarah pada pereduksian semangat kritis mahasiswa era kontemporer. Tuntutan penyelesaian seluruh beban studi maksimal hanya lima tahun membuat haluan hanya terarah pada penyelesain kuliah secepat mungkin. Peran utama mahasiswa perlahan terbungkam ketika kampus menyuguhkan kebijakan dagelan dengan dalih intelektualitas, gerakan mahasiswa tak lagi masif, sikap kritis tak lagi runcing, elit negeri tertawa renyah.
Bila kita buka lembar dimensi histori pergerakan mahasiswa Indonesia, masa normalisasi kehidupan kampus/ badan koordinasi kampus (NKK/BKK) adalah masa suram bagi seluruh aktivis mahasiswa, mahasiswa dikejar-ditangkap, dewan mahasiswa (DEMA) tak berdaya. Rencana pemberlakuan pemotongan masa kuliah seolah membuat kita bepikir ini merupakan daya untuk mendisorientasikan nilai yang sudah terbentuk dikalangan mahasiswa dan membuat kita berasumsi ini adalah sebagai bentuk dari Neo NKK/BKK.
Substansi dari pemberlakuan NKK/BKK orde lama dan Neo NKK/BKK sekarang adalah hal yang serupa. Bila di era 70an, NKK/BKK dibuat sebagai suatu pola pembengarusan mahasiswa orde lama dengan mengawasi gerak-gerik mahasiswa agar membuat mahasiswa tidak terjun terlalu jauh dalam perkara pemerintahan. Hari ini, hal demikian secara substansi akan terulang kembali ketika isu implementasi percepatan masa studi benar diimplementasikan. Batas maksimal kuliah yang dipersingkat membuat peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah tak lagi tajam ketika mahasiswa hanya dituntut untuk kuliah secepat mungkin.
Terjadi shifting of value tatkala mahasiswa dibayangi orientasi kuliah secepat mungkin dan menyampingkan hal lainnya. Pengembangan diri diluar ruang kelas tak lagi bisa maksimal, tugas dan fungsi mahasiswa mengawasi hegemoni elit atas dasar kepentingan rakyat tak lagi ada.
Ketika bangsa ini dalam keadaan krisis disetiap lini, sebuah anomali bila kondisi mahasiswa tak lagi ideal. Seolah semua ini adalah sebagai upaya mematikan andil dan gerakan mahasiswa. Ketika pemerintah pusat masih mengkaji dan menunda pemberlakuan Permendikbud nomor 49 tahun 2014 tentang pembatasan masa studi, namun yang terjadi saat ini di beberapa kampus termasuk Universitas Sriwijaya sangat kontradiktif. Isu rencana pemberlakuan kuliah lima tahun yang akan terapkan itu seolah menjadi kran lahirnya Neo NKK/BKK era kontemporer. Kebijakan ini dikhawatirkan hanya akan menumbuhkan budaya pragmatis dan membentuk kerangka berpikir praktis mahasiswa serta kehilangan orientasi kuliah kecuali lulus secepat mungkin. Mahasiswa dikurung dalam ruang kelas demi mengejar beban dan masa studi, semangat berkaryanya diluar kelas dirudupaksa. Kebijakan ini seolah mendewakan masa studi cepat adalah keniscayaan yang menjamin pasca bangku kuliah, kampus tak lagi sebagai rahim para pemimpin bangsa, mahasiswa disiapkan untuk tidak menjadi cendekia namun hanya dilatih untuk menjadi buruh para elit kapitalis dan tunduk kepada kaum feodal. Ini ancaman.
Sikap dari pragmatisme mahasiswa hasil dari disorientasi akibat dari kebijakan ini akan menumpulkan atmosfer mengkritisi kebijakan elit yang tidak berpihak pada rakyat, bahkan sikap apatislah yang akan timbul. Padahal sejatinya, DNA dari mahasiswa sendiri ialah gelora untuk memperbaiki negeri atas dasar kemaslahatan rakyat, namun ketika ini dikekang dan dibatasi dengan berbagai alasan stereotip, hanya ada satu kata, LAWAN !!!
Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!


Oleh : Rozy Ahimsyah Pratama 
(082281457530)

Selasa, 16 Juni 2015

Love at First Sight

Percayakah kalian "Cinta pandangan pertama" ? Sebagian kita mengatakan iya terhadap pertanyaan ini. Mengatakan dan menasbihkan itu cinta pada pandang pertama. Benarkah itu? Adakah hadirnya cinta diawal dua insan bertemu pada awal jumpa?

Ah, standarisasi cinta kalian rendah sekali. Atau kalian salah menyalah artikan definisi antara cinta, suka,  dan ketertarikan?. Cinta tak akan pernah hadir dalam kurun singkat, dia hadir ditengah kenyamanan dan kebiasaan. Bagaimana bisa Ia hadir ketika baru berupa bayang di matamu dan belum sempat naik ke fikirmu apalagi turun ke sanubari mu. Rasa dari Cinta sangat menakjubkan walaupun definisi cinta subjektif namun setiap insan akan merasa dentuman cinta yang akan meledak-ledak di kala Ia hadir bukan hanya sebatas rasa diawal jumpa.


Ketahuilah kawan, Cinta datang pada hati yang suci, hadir tanpa duga dan tak peduli rupa, beda dengan ketertarikan yang kerap dilandasi nafsu dan sesaat. Cinta tak hadir begitu singkat, Ia datang setelah fase-fase wajibnya terlampaui.



Sabtu, 01 November 2014

Kultur Negeri Indahku

Ragam dan mozaik keindahan dari berbagai bentuk dan macam budaya negeri ini sungguh teramat kaya dan sarat akan filosofi leluhurnya. Dari Sabang hingga Marauke sana terhampar ribuan jenis kebudayaan negeri kita, negeri kaya akan budayanya heterogen.

Beberapa waktu lalu saya bersama rekan-rekan penerima beasiswa Djarum angkatan 30 berkumpul di Semarang, Jawa Tengah dalam rangka kegiatan Nation Building. Dalam kegiatan ini, sesuai namanya Nation Building maka kegiatannya adalah pembangunan bangsa / negara, dan yang diangkat adalah pembungan dalam aspek budaya bangsa. Selama 5 hari kami dikenalkan dan dilatih pada budaya bumi dewata, budaya asli Bali. Saya kagum dibalut kebanggaan pada bumi Indonesia ini, betapa tidak, budaya negeri ini yang merupakan buah keseluruhan pemikiran manusia dari peradaban terdahulu yang diciptakan, dihasilkan, dan diwujudkan dalam bentuk seni nyata.


Minggu, 13 April 2014

Hati-hati Bila Menarik Uang di ATM BNI Gerbang UNSRI

Hati-hati jika menarik uang dari ATM BNI gerbang UNSRI (kampus Indralaya) pada saat akhir pekan (sabtu-minggu). Kenapa?

Saya sudah dua kali mengalami dan menemui orang-orang yang berlagak mencurigakan yang menghampiri saya dan yang kedua saya alami hari ini (13/04/14). Mencurigakan? Ya, orang (sindikat, red) ini selalu menemui saya dengan bertanya dan minta tolong untuk mentransfer uang atau menarik uang dari rekening saya kemudian dia menggantinya dengan uang tunai.

Terus apa yang membuat saya membuat artikel seperti ini? Saya mengajak rekan sekalian untuk waspada, karena dikhawatirkan orang yang bermodus seperti ini mempunyai niat tidak baik.

Jika kalian menganggap hal ini adalah wajar, saya ingin bertanya.

Sabtu, 15 Februari 2014

Dosa dan dosa

Perkataan dosa berasal dari bahasa sansekerta, yang dalam bahasa arabnya disebut az-zanbu, al-ismu atau al-jurmu. Menurut istilah ulama fukaha (ahli hukum islam) dosa adalah akibat tidak melaksanakan perintah Allah SWT yang hukumnya wajib dan mengerjakan larangan Allah yang hukumnya haram. Ulama fukaha sepakat bahwa dosa besar adalah dosa yang pelakunya diancam dengan hukuman dunia, azab di akhirat, dan dilaknat oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW .Para pelaku dosa akan mendapat penghapusan dosa apabila dia bertobat sungguh – sungguh ( tobat nasuha ). Hal ini sesuai penegasan Allah SWT dalam Al-Quran surat At-Tahrim, 66:8 atau Al-Imran 3:193, juga Rasulullah Saw bersabda, Artinya:

“Orang yang bertobat dari dosanya, seperti orang yang tidak berdosa.”


Siapa yang tak punya dosa? Sebenarnya agak segan menulis tentang dosa ini. Walaupun ini sudah urusan umum. Tak lain karena saya adalah manusia yang masih bergelimang dosa.
Dosa, begitu mudahnya dilakukan setiap hari. Melalui hati dan pikiran yang berwujud dalam tindakan oleh panca indera. Dosa demi dosa tercipta. Ada rasa sesal tapi berulang kembali dilakukan. Kapankah akan berakhir dosa ini atau minimal semakin berkurang?

Jumat, 14 Februari 2014

Peringatan yang NYATA dari ALLAH SWT (Gn. Kelud)

Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. sungguh tak ada yang kebetulan di dunia ini. ada sebab, ada akibat. Inilah Sunatullah. Inilah hukum alam. Apel jatuh dari pohonnya karena buahnya yang sudah matang atau pohon itu ditiup angin atau dahan tempat buah itu berada di hinggapi burung. Manusia meninggal karena sakit, atau karena sudah sangat tua, atau karena mengalami kecelakaan, atau dibunuh orang, atau bunuh diri. Selalu ada alasan logis kenapa sesuatu terjadi di dunia ini. perubahan, penciptaan, bahkan penghancuran selalu melewati proses. Inilah Sunatullah. Inilah hukum alam. Akan tetapi….

Senin, 06 Januari 2014

Belajar Taat

Taat itu nggak gampang buat dilakukan.


Inget nggak dulu waktu masih kecil, pas lagi asik-asiknya main, tiba-tiba kedenger  teriakan Ibu buat nyuruh kita belajar. Tapi kenapa sih Ibu sampai segitunya, sampai harus teriak-teriak dulu buat nyuruh kita belajar?


Soalnya, waktu itu kita masih anak-anak. Dan namanya anak-anak itu belum ngerti betul apa pentingnya belajar. Tapi, biarpun nyokap sampai teriak begitu, kita akhirnya mau denger apa yang dibilang nyokap.


Kamis, 05 Desember 2013

Kure Kediri, Puas Dengan Ini (?) (!)

Karena ketidakpahaman dan ketidaktahuan “KURE KEDIRI”, dia hanya memfitnah kami 
Bagaimana tidak ia tidak memfitnah kami, tulisan-tulisannya yang mengkritik dan menanyakan aliran dana salah satu agenda BEM KM UNSRI yakni Dialog Kebangsaan. Dalam tulisannya “Dia mencium tindak pidana korupsi dari program tersebut” (gambar terlampir). Dan dalam tulisanya juga dia mepertanyakan sumber dana tersebut, pol tracking atau dana kemahasiswaan (gambar terlampir).

Dan kami pun menjawab.

Sabtu, 05 Oktober 2013

Pertanyaan Malaikat dalam Kubur


Tanya : Man Rabbuka ? Siapa Tuhanmu ? Jawab : Allahu Rabbi . Allah Tuhanku .

Tanya : Man Nabiyyuka ? Siapa Nabimu ?
Jawab : Muhammadun Nabiyyi . Muhammad Nabiku .

Tanya : Ma dinuka ? Apa Agamamu ?
Jawab : Al-Islamu Dini . Islam agamaku .

Tanya : Man Imamuka ? Siapa imammu ?
Jawab : Al-Qur'an Imami. Al-Qur'an Imamku.
Tanya : Aini Qiblatuka ? Dimana kiblatmu ?
Jawab : Al-Ka'batu Qiblati . Ka'bah Qiblatku.

Jumat, 04 Oktober 2013

Menjadi Mahasiswa yang IDEAL


 
Sebelum menjadi mahasiswa yang ideal terlebih dahulu kita mengetahui, Mahasiswa ideal itu apa sih..?? klo kita ketahui Mana ada yang ideal di dunia ini selain sang pencipta. , ideal adalah sangat sesuai dengan yang dicita-citakan atau diangan-angankan atau dikehendaki. Nah, kalau menurut saya, segala keidealan itu hanya milik Sang Khaliq saja.
 Kita terlahir sebagai manusia memang paling sempurna dengan akal yang dimilikinya. Tapi kemudian, kita perlu sadar ada kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Maka kesimpulannya, ideal itu ada dalam salah satu organ kita yang beratnya kurang lebih 1.4 kg, utamanya dalam sebuah bagian di mana semua hal yang kita lihat, dengar, dan rasakan diproses dan kemudian di simpan sebagian memori yang di sebut “ OTAK “.


Jumat, 16 Agustus 2013

Ulil Abshar Abdalla Membalas

Kicauan dan balasan Ulil Abshar Abdalla si tokoh JIL kepada saya.

والله أعلمُ بالـصـواب
Wallahu'alam bissawab.

Tetap ishtiqomah bahwa JIL, bukan golongan dari Kami.

Jumat, 28 Juni 2013

Munarman FPI Siram Wajah Tamrin Tomagola ~ TV One


Konspirasi Jahat Zionis dan Intelijen Indonesia, Munarman diusir dari Yordania

Pagi ini, media-media sosial ramai memperbincangkan insiden yang terjadi pada sebuah acara talkshow pagi Apa Kabar Indonesia Pagi TVOne, Jumat (28/6) pagi. Saat itu, juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman terpancing emosi dan menyiram wajah sosiolog Tamrin Tomagola dengan secangkir teh manis.

Senin, 24 Juni 2013

Air Kelapa Pengganti BBM.

   
Berhubung harga BBM telah naik lagi seiring dengan pemangkasan APBN pada sektor subsidi BBM. Menanggapi hal ini banyak orang yang berlomba-lomba untuk menemukan dan menggunakkan energi alternatif guna lebih efisien dalam penggunaan biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan bakar, salah satunya dengan air kelapa ini . Dengan air kelapa ini juga disinyalir dapat mengurangi tingkat emisi gas CO yang dikeluarkan kendaraan bermotor, jadi secara tidak langsung kita juga membantu mengurangi polusi udara dan penyebab pemanasan global. Dengan cara penggunaan yang mudah dan dapat dipraktekan sendiri, memungkinkan kita untuk dapat mencoba nya dan menggunakanya sebagai energi pengganti bahan bakar fosil. ~Oke, Check it out.
Caranya :