Tampilkan postingan dengan label Backpacker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Backpacker. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Maret 2015

Solo Backpacker To Thailand & Malaysia

Pada kesempatan kali ini saya ingin menuangkan kedalam kata dan kalimat seputar perjalanan solo backpacker yang beberapa minggu lalu baru saya lakukan. Perjalanan itu berlangsung selama delapan hari, dimulai pada tanggal 28 Januari 2015 hingga 5 Februari 2015. Benar, benar adanya ini adalah perjalanan perdana solo backpacker saya. Meskipun sebelumnya saya pernah ke Malaysia dalam rangka program pelatihan dari kerajaan Malaysia, namun dalam hal merasakan sensasi perjalanan pribadi belumlah terasa benar. Atas dasar ini dan karena ingin mengetes keberanian saya saya putuskan untuk “Start” solo backpack tersebut.
Rabu pagi saya flight gunakan maskapai Air Asia untuk pelancongan kali ini, dapart dari Palembang dan arrived di KLIA2 pada pukul 12 siang waktu setempat. Percaya tidak percaya kaki ini telah tidak berdiri lagi di tanah pertiwi namun tengah berdiri ditanah rumpun sebelah, Malaysia. Saya putuskan menghabiskan hari itu di menara kembar Petronas. Senja sore menikmati tingginya menara kembar anggun itu dengan desiran air yang menari-nari ditaman belakang yang diiringi lagu romance, sangat indah. Telah puas, saya kembali ke KL Sentral untuk lanjutkan trip ini ke Thailand, benar tujuan saya adalah  Provinsi Phuket dengan destinasi utama untuk mengikuti Tour Phi Phi Island untuk menikmati salah satu spot keindahan surga laut dan bawah air dunia. Perjalanan itu menggunakan kereta api, tepat pukul 12 siang saya sudah di Hatyai, memasuki provinsi paling selatan Thailand. Dari Hatyai gunakan mini van untuk menuju Phuket. Setelah 9 jam perjalan, tibalah saya di Phuket tepatnya di Patong. Budaya barat dan dunia malamnya Thailand sangat kental disini, di Bangla Road setelah saya injakan kaki lepas turun dari van tadi. Bermodalkan 1100 bath saya dapatkan hostel yang terjangkau untuk menginap selama 3 malam, Backpacker Sauna and Hostel Capsul namanya. Kamar-kamar semua berbentuk kubus kapsul kurang lebih berukuran 2 X 2 X 2 meter, cukup nyaman dan unik. Phuket, Patong adalah daerah yang meberikan banyak pembeajaran dan pengalaman bagi saya, bagi masa muda saya, membuka cara berpikir saya, meilhat banyak ragam budaya dan perbedaan, cakrawala ilmu sosial dan berpikirku telah meluas. Selama 3 hari di Patong saya gunakan untuk mendatangi tempat-tempat famous disini, seperti : Phi phi Island, Wat Chalong, Big Buddha, Bangla Road, belasan pantai – pantai cantik dan bersih. Saya rasakan surga dunia di Phuket ini, namun saya harus pandai membawa diri. Dunia malam barat, ladyboy Thailand, wanita-wanita pekerja seks, bir dan alkohol adalah hal yang harus dijaga untuk tidak masuk terlalu jauh. Namun, dengan itu mataku, cara berpikirku, pengalamanku, terbuka dan bertambah olehnya. Awesome experiences of Phuket Trip. Banyak sekali perbedaan, budaya, agama, ras yang membuat saya lebih arif dalam bersikap dan melihat perbedaan.
Setelah 4 hari di Thailand saya habiskan sisa waktu trip solo backpack ini ke Kuala Lumpur Malaysia, menikmati kecanggihan dari modernnya transportasi public disini, bersihnya kota, ramahnya penduduk, mewahnya bangunan, serta eksotiknya tempat-tempat destinasi wisata. Tinggal beberapa malam di guest house disekitar China Town, Petalling. Sama halnya dengan di Thailand saya habiskan waktu disini untuk mengunjungi tempat-tempat wisata famous dari Kuala Lumpur seperti Twin Tower dan Batu Caves, namun yang berbeda disini saya membelanjakan uang sisa ringgit saya untuk memberika buah tangan untuk dibawa pulang ke Indonesia. Mencari souvenir di Pasar Seni adalah ide yang pas. Tak terasa telah tujuh hari saya habiskan waktu untuk berlibur di negeri tetangga, hingga baru sadar besok pagi harus pulang ke Indonesia.

Paginya, pukul 08:00 waktu setempat saya flight menuju Palembang dari KLIA2. Sungguh ini merupakan perjalanan sangat luar biasa. Saya akan jadikan ini sebagai rutinitas saya dikala ada waktu senggang dan dana lebih, melihat banyak pesona dan benefit dari perjalan semacam ini, mungkin esok dengan Asean, Asia, Eropa, Amerika bisa solo lagi atau bersama teman, sahabat, atau pasangan. Amin.

Dibawah adalah sedikit dari gambar ataupun moment yang saya abadikan dari perjalanan ini.

Sabtu, 01 November 2014

Kultur Negeri Indahku

Ragam dan mozaik keindahan dari berbagai bentuk dan macam budaya negeri ini sungguh teramat kaya dan sarat akan filosofi leluhurnya. Dari Sabang hingga Marauke sana terhampar ribuan jenis kebudayaan negeri kita, negeri kaya akan budayanya heterogen.

Beberapa waktu lalu saya bersama rekan-rekan penerima beasiswa Djarum angkatan 30 berkumpul di Semarang, Jawa Tengah dalam rangka kegiatan Nation Building. Dalam kegiatan ini, sesuai namanya Nation Building maka kegiatannya adalah pembangunan bangsa / negara, dan yang diangkat adalah pembungan dalam aspek budaya bangsa. Selama 5 hari kami dikenalkan dan dilatih pada budaya bumi dewata, budaya asli Bali. Saya kagum dibalut kebanggaan pada bumi Indonesia ini, betapa tidak, budaya negeri ini yang merupakan buah keseluruhan pemikiran manusia dari peradaban terdahulu yang diciptakan, dihasilkan, dan diwujudkan dalam bentuk seni nyata.


Sabtu, 06 September 2014

Excited Camp In Putrajaya, Malaysia.

            Tak lepas dari ingatan gue tentang kemeriahan dan pengalaman sangat awesome di negeri Jiran sana saat mengikuti program Nusantara Leadership Camp 2014 yang dilaksanakan di Putrajaya. Hehehe, kita mulai dari awal ya, awal banget malah.
            Kemarin gue di tag di satu kiriman facebook oleh Bang Doni, yang isinya tentang seleksi ILC dan NLC 2014 yang bakal diadain di Depok dan Putrajaya. Atas dasar pengen ngisi waktu saat mudik aja, gue pun inisiatif untuk ikut. Kurang lebih tiga hari gue ngelengkapin seluruh bahan seleksi mulai dari CV, esai, dan social enterprenuership canvas, semua udah kelar oke, dan kiriiiiiim. Saat pengumuman tiba, gue lupa tanggal berapanya kalo gak salah satu minggu setelah gue ngirim ntu semua berkas. Daaaaaan, berita bahagiapun datang, gue ada di posisi kelima saat itu dari empat puluh peserta lain, mengharukan dan membahagiakan sekali yaaa, hehe.
            Oke dengan modal itu, akhirnya semua yang diperlukan pra kegiatan udah gue siapin semua termasuk ongkosnya, walaupun minim sih, duuuuh. Akhirnya tanggal 21 agustus 2014 pukul 21:45 ane flight dari Palembang ke Jakarta dengan meninggalkan perkuliahan gue selama satu minggu kedepan, haaalah gapapa kali yee, haha. Landing di Jakarta sekitar pukul 22:45 disambut oleh partner gue dari Kalimantan si Hariadi dan dari Marauke si Hari, sama-sama hari. Haha. Mereka berdua adalah peserta ILC-NLC yang lulus juga, kita sebelumnya udah janjian bakal ketemuan. Karena kita-kita bakal dijemput oleh panitianya besok subuh, akhirnya kita bertiga tidurnya di lantai-lantai didepan terminal depature, haha maklum kita salah, karena kita udah keluar dari airport jadinya ga bisa tidur dimusola bhaha. Esoknya sekitar jam tiga subuh kita ditelpon oleh rekan peserta yang lain yakni Ilham dan Abdul dua mahasiswa asal Sumut, untuk ngisi  waktu nyampe dijemput akhirnya kita ngobrol-ngobrol ajaa gitu. Dan pukul 05:00 pagi kita dijemput oleh panitianya, oleh mbak Rindi dengan Bikun langsung deh kita menuju ke Depok karena pukul 08:00 kita udah mulai ada acara dari DPR RI. Setelah nyampe di Depok kita langsung ke Wisma Makara letakin barang sama bersih-bersih gitu. Setelah selesai kita langsung Auditorium FISIP UI (Gue lupa nama auditoriumnya), lanjut dengan penyampaian materi tentang pilar-pilar kebangsaan oleh wakil ketua DPR RI. Setelah selesai, lanjut malamnyaa kita delegasi Indonesia latihan, latihan apa? Latihan buat pesembahan budaya yang akan ditampilin di Malaysia nanti. Dan gue main Angklung, keren kan? Haha. Pentas budaya dengan persembahan tarian, perwayangan dan angklung dengan lagu Jaranan. Semuaaa selesai begitu cepat :p dan akhirnya kita pulang ke Wisma buat istirahat karena besoknya kita bakal flight pagi, pagi banget malah K.

Nusantara Leadership Camp

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti program ini, sala satu program pelatihan kepemimpinan yang dilaksanakan di Putrajaya, Malaysia. Yang diselenggarakan oleh kerajaan Malaysia dalam hal ini adalah Kementerian Komunikasi dan Multimedia (KKMM) Malaysia. Kegiatan yang dilakasanakan pada 23 agustus hingga 28 agustus 2014 yang diikuti oleh para mahasiswa terpilih dari berbagai negara yakni Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand. Ini merupakan salah satu program pelatihan terbaik yang pernah saya ikuti, betapa tidak dalam program ini kami disajikan dengan hal-hal yang bersifat sangat dasar hingga kompleks yang harus dimiliki oleh para pemimpin di negeri ditataran  negara melayu, yang disampaikan langsung oleh para ahli dan praktisi yang concern dalam bidangnya. Kegiatan merupakan pengalaman berharga bagi setiap peserta termasuk saya. Selain program training, dalam program ini juga kami mengenal kultur dan karakter negara lain termasuk juga kedekatan personal dengan para peserta lain. Menjadi lebih meriah lagi dikala pelatihan ini deselipkan dengan rangkaian acara games dan discuss yang semakin memacu semangat para peserta training.

Jumat, 02 Mei 2014

Pelatihan Manajemen Organisasi Kemahasiswaan Tingkat Nasional 2014

Berawal dari kekecewaan dan kesedihan bahwasanya saya tidak lolos pada Forum Indonesia Muda (FIM 16), Namun Tuhan ada cara lainnya menggantinya, Bahkan dengan hal yang jauh lebih spekta. Ya, kesempatan untuk menjadi delegasi Universitas Sriwijaya dalam Pelatnas Manajemen Organisasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 21 april 2014 saya terbang menunu Jakarta kemudian melanjutkan perjalanan ke Bandung dengan rombongan peserta. Lokasi pelatihannya di Hotel Promenade dikawasan Cihampelas dan berlasung selama 6 hari. Dalam kegiatan ini begitu banyak hal benefit yang saya dapatkan, ilmu-ilmu  yang sebelumnya jarang disampaikan oleh pembicara lokal dalam kegiatan serupa  dan yang belum menempati ruang-ruang ilmu di cakrawala fikir ini.

Sabtu, 05 April 2014

Backpacker to Teluk Kiluan, Lampung Selatan


Kiluan Bay

Satu minggu yang lalu saya dan teman-teman satu kost (Adam, Ari, Dio ,& Widi) pergi backpacker-an ke Teluk Kiluan (Lampung Selatan, Selat Sunda). Memang kepergian ini terbilang dadakan, tapi karena hasrat yang emang mau banget jadinya nekat berangkat kesana.

Diri ini terpukau dan terpanah melihat keindahan alam dan bawah air disini. Betapa tidak, melihat laut nan jernih dengan warna kebiruannya, pasir putih sepanjang pantainya, karang-karang dengan ikan-ikan indah yang mengelilinginya, habitat alami lumba-lumba, dan masih banyak yang lainnya.