Jumat, 11 Juli 2014

Hati dan Puisi

Oleh: Rozy Ahimsyah Pratama

Kicauan pipit bersenandung
Ayam pun berkokok
Aksara kini mulai terangkai
Hendak melukiskan suasana hati

                  Pernah gulita menjadi teman
                  Pernah diam menjadi kawan
                  Aku tenggelam dalam bosan
                  Tak tau bagaimana diri menyampaikan pesan

Mampu ku hanya menulis
Bisaku hanya berandai
Tak peduli apakah tersampai

                  Pulpen tegak dalam genggaman
                  Kertas putih tergores tinta
                  Tinta yang menggambar kata
                  Kata pun mulai terangkai dalam sajak
                  Sajak berkombinasi menjadi puisi

                  Itulah iklim hati diri ini, puisi.

Dungunya Aku

Oleh: Rozy Ahimsyah Pratama

Aku terbelenggu dalam lamunan
Dihembus desiran angin jelang hujan
Terbayang bagaimana tentang kita akan
Mungkinkah kita berpadu dimasa depan

Aku tahu
Mungkin kau tak pernah inginkan ku
Aku tahu
Mungkin salahku inginkan mu
Aku tahu
Dan selalu tahu

Andai dirimu tahu
Gelora rasa ini tak pernah padam dalam sanubari
Kau kan selalu ada dalam naluriku
Batin senantiasa tersiksa karena rindu
Relakan kau sendiri kini, dungunya aku


Ingin Ku

Oleh: Rozy Ahimsyah Pratama

Kala sore dingin
Aku melepaskan semua aksara dalam tulisan
Tulisan tentang yang aku ingin
Yang tak pernah terucap oleh lisan

Kutatap langit-langit
Cuma satu hal terbesit
Masa depan inginku bersamamu
Yang aku yakin itu walau semu

Tiap waktu pertanyaan tentangmu kian timbul dalam fikir
Tiap waktu dalam malamku ku habiskan dengan memandangmu
Memandang dari berkas memoriku tentang kamu
Tentang kita, yang inginku mendekat


Perasaan yang dipendam ini
Selalu merisih hati dan diri
Ku tak berani ungkapkan ini
Itu yang aku sadari kini

Kamu yang terpatri dalam sanubari
Yang selalu membelenggu hati
Aku mencinta namun benci
Benci bila kamu dekat dengan lain lelaki

Karena kamu dinamika indah kehidupan
Itu yang menjadikan  kamu sangat berkesan
Karena kamu kian melintas tatkala malam
Itu yang menjadikan kamu sangat mendalam
Kamu, kamu yang diingin

Walau semua tampak imaginer

Jumat, 02 Mei 2014

Pelatihan Manajemen Organisasi Kemahasiswaan Tingkat Nasional 2014

Berawal dari kekecewaan dan kesedihan bahwasanya saya tidak lolos pada Forum Indonesia Muda (FIM 16), Namun Tuhan ada cara lainnya menggantinya, Bahkan dengan hal yang jauh lebih spekta. Ya, kesempatan untuk menjadi delegasi Universitas Sriwijaya dalam Pelatnas Manajemen Organisasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 21 april 2014 saya terbang menunu Jakarta kemudian melanjutkan perjalanan ke Bandung dengan rombongan peserta. Lokasi pelatihannya di Hotel Promenade dikawasan Cihampelas dan berlasung selama 6 hari. Dalam kegiatan ini begitu banyak hal benefit yang saya dapatkan, ilmu-ilmu  yang sebelumnya jarang disampaikan oleh pembicara lokal dalam kegiatan serupa  dan yang belum menempati ruang-ruang ilmu di cakrawala fikir ini.

Minggu, 13 April 2014

Hati-hati Bila Menarik Uang di ATM BNI Gerbang UNSRI

Hati-hati jika menarik uang dari ATM BNI gerbang UNSRI (kampus Indralaya) pada saat akhir pekan (sabtu-minggu). Kenapa?

Saya sudah dua kali mengalami dan menemui orang-orang yang berlagak mencurigakan yang menghampiri saya dan yang kedua saya alami hari ini (13/04/14). Mencurigakan? Ya, orang (sindikat, red) ini selalu menemui saya dengan bertanya dan minta tolong untuk mentransfer uang atau menarik uang dari rekening saya kemudian dia menggantinya dengan uang tunai.

Terus apa yang membuat saya membuat artikel seperti ini? Saya mengajak rekan sekalian untuk waspada, karena dikhawatirkan orang yang bermodus seperti ini mempunyai niat tidak baik.

Jika kalian menganggap hal ini adalah wajar, saya ingin bertanya.

Sabtu, 05 April 2014

Backpacker to Teluk Kiluan, Lampung Selatan


Kiluan Bay

Satu minggu yang lalu saya dan teman-teman satu kost (Adam, Ari, Dio ,& Widi) pergi backpacker-an ke Teluk Kiluan (Lampung Selatan, Selat Sunda). Memang kepergian ini terbilang dadakan, tapi karena hasrat yang emang mau banget jadinya nekat berangkat kesana.

Diri ini terpukau dan terpanah melihat keindahan alam dan bawah air disini. Betapa tidak, melihat laut nan jernih dengan warna kebiruannya, pasir putih sepanjang pantainya, karang-karang dengan ikan-ikan indah yang mengelilinginya, habitat alami lumba-lumba, dan masih banyak yang lainnya.