Sabtu, 06 September 2014

Excited Camp In Putrajaya, Malaysia.

            Tak lepas dari ingatan gue tentang kemeriahan dan pengalaman sangat awesome di negeri Jiran sana saat mengikuti program Nusantara Leadership Camp 2014 yang dilaksanakan di Putrajaya. Hehehe, kita mulai dari awal ya, awal banget malah.
            Kemarin gue di tag di satu kiriman facebook oleh Bang Doni, yang isinya tentang seleksi ILC dan NLC 2014 yang bakal diadain di Depok dan Putrajaya. Atas dasar pengen ngisi waktu saat mudik aja, gue pun inisiatif untuk ikut. Kurang lebih tiga hari gue ngelengkapin seluruh bahan seleksi mulai dari CV, esai, dan social enterprenuership canvas, semua udah kelar oke, dan kiriiiiiim. Saat pengumuman tiba, gue lupa tanggal berapanya kalo gak salah satu minggu setelah gue ngirim ntu semua berkas. Daaaaaan, berita bahagiapun datang, gue ada di posisi kelima saat itu dari empat puluh peserta lain, mengharukan dan membahagiakan sekali yaaa, hehe.
            Oke dengan modal itu, akhirnya semua yang diperlukan pra kegiatan udah gue siapin semua termasuk ongkosnya, walaupun minim sih, duuuuh. Akhirnya tanggal 21 agustus 2014 pukul 21:45 ane flight dari Palembang ke Jakarta dengan meninggalkan perkuliahan gue selama satu minggu kedepan, haaalah gapapa kali yee, haha. Landing di Jakarta sekitar pukul 22:45 disambut oleh partner gue dari Kalimantan si Hariadi dan dari Marauke si Hari, sama-sama hari. Haha. Mereka berdua adalah peserta ILC-NLC yang lulus juga, kita sebelumnya udah janjian bakal ketemuan. Karena kita-kita bakal dijemput oleh panitianya besok subuh, akhirnya kita bertiga tidurnya di lantai-lantai didepan terminal depature, haha maklum kita salah, karena kita udah keluar dari airport jadinya ga bisa tidur dimusola bhaha. Esoknya sekitar jam tiga subuh kita ditelpon oleh rekan peserta yang lain yakni Ilham dan Abdul dua mahasiswa asal Sumut, untuk ngisi  waktu nyampe dijemput akhirnya kita ngobrol-ngobrol ajaa gitu. Dan pukul 05:00 pagi kita dijemput oleh panitianya, oleh mbak Rindi dengan Bikun langsung deh kita menuju ke Depok karena pukul 08:00 kita udah mulai ada acara dari DPR RI. Setelah nyampe di Depok kita langsung ke Wisma Makara letakin barang sama bersih-bersih gitu. Setelah selesai kita langsung Auditorium FISIP UI (Gue lupa nama auditoriumnya), lanjut dengan penyampaian materi tentang pilar-pilar kebangsaan oleh wakil ketua DPR RI. Setelah selesai, lanjut malamnyaa kita delegasi Indonesia latihan, latihan apa? Latihan buat pesembahan budaya yang akan ditampilin di Malaysia nanti. Dan gue main Angklung, keren kan? Haha. Pentas budaya dengan persembahan tarian, perwayangan dan angklung dengan lagu Jaranan. Semuaaa selesai begitu cepat :p dan akhirnya kita pulang ke Wisma buat istirahat karena besoknya kita bakal flight pagi, pagi banget malah K.

Nusantara Leadership Camp

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti program ini, sala satu program pelatihan kepemimpinan yang dilaksanakan di Putrajaya, Malaysia. Yang diselenggarakan oleh kerajaan Malaysia dalam hal ini adalah Kementerian Komunikasi dan Multimedia (KKMM) Malaysia. Kegiatan yang dilakasanakan pada 23 agustus hingga 28 agustus 2014 yang diikuti oleh para mahasiswa terpilih dari berbagai negara yakni Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand. Ini merupakan salah satu program pelatihan terbaik yang pernah saya ikuti, betapa tidak dalam program ini kami disajikan dengan hal-hal yang bersifat sangat dasar hingga kompleks yang harus dimiliki oleh para pemimpin di negeri ditataran  negara melayu, yang disampaikan langsung oleh para ahli dan praktisi yang concern dalam bidangnya. Kegiatan merupakan pengalaman berharga bagi setiap peserta termasuk saya. Selain program training, dalam program ini juga kami mengenal kultur dan karakter negara lain termasuk juga kedekatan personal dengan para peserta lain. Menjadi lebih meriah lagi dikala pelatihan ini deselipkan dengan rangkaian acara games dan discuss yang semakin memacu semangat para peserta training.

Selasa, 19 Agustus 2014

Urgensi Hubungan Ekonomi antar Bangsa Serumpun

Oleh : Rozy Ahimsyah Pratama

       Negara di dunia tanpa basis ekonomi yang stabil & mendominasi hanyalah sebatas tataran wilayah yang dijadikan tempat untuk bermukim oleh penduduk. Ekonomi adalah sebagai instrumen motor penggerak roda kegiatan yang dilakukan negara dan penduduknya. Dan perekonomian secara makro adalah menjadi tolok ukur akan kesejahteraan negara serta menjadi dasar akan semua aspek-aspek kehidupan (politik, sosial, budaya, dst) yang akan terbentuk dan dibentuk oleh para subjek negara. Dalam konteks Indonesia, ekonomi merupakan tonggak utama dalam menjaga keselarasan dan kesejahteraan kepada rakyatnya, Kini ekonomi Indonesia berjalan stabil dengan pertumbuhannya sebesar 4-6% setiap tahun. Tentulah para pelaku ekonomi tak boleh puas dengan keadaan ini karena keadaan seperti ini masih dapat untuk dioptimalkan serta masih banyak isu-isu ekonomi baik regional bahkan internasional yang harus diselesaikan.

Rabu, 23 Juli 2014

Sikap BEM Seluruh Indonesia Pasca Penetapan oleh KPU


Sikap BEM Seluruh Indonesia Pasca Penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih oleh KPU

Pernyataan Prabowo Subianto menarik diri dari proses Pilpres yang sedang berlangsung menuai kontroversi di masyarakat. Dugaan kecurangan Pilpres secara terstruktur, sistemik, dan massive yang tidak ditindaklanjuti dengan serius oleh KPU disampaikan sebagai dalil penarikan diri tersebut. Akhirnya perang wacana digaungkan di berbagai media.

Masih ada riak-riak di masyarakat berupa wacana deligitimasi KPU terkait pernyataan Prabowo Subianto. Sementara ajakan untuk legowo bagi elit politik dan pendukung koalisi Merah Putih sudah banyak disampaikan oleh berbagai pihak.

Melihat fenomena tersebut, aliansi BEM Seluruh Indonesia perlu memberikan sikap demi menjaga keutuhan bangsa dan kepastian hukum di negara kita. Secara konstitusi sudah ada hasil yang ditetapkan siapa presiden dan wakil presiden terpilih. Sehingga kiranya perlu ada penguatan berupa klarifikasi terbuka oleh KPU atas political statement yang disampaikan Prabowo Subianto. Artinya masalah wacana ini harus diselesaikan dengan segera.

Minggu, 13 Juli 2014

Aku Berkicau

Oleh: Rozy Ahimsyah Pratama
Saat senja,
Aku bersuara

                    Wahai semesta …
                    Aku ingin bercerita
                    Menceritakan yang selama ini terbenam dalam jiwa
                    Jiwa yang sering termenung dalam kesah
                    Jiwa yang sering tersenyum dalam ceria
                    Maka dengarlah!

Wahai dunia …
Aku ingin bercakap
Bercakap tentang eloknya hidup ini
Hidup yang penuh dengan lubang tantangan
Hidup yang penuh dengan indahnya perjuangan
Maka dengarlah !

                    Wahai adinda …
                    Aku ingin berkata
                    Menyatakan semua tentangku padamu
                    Padamu dimana aku menjadi bayang
                    Padamu dimana perasaanku telah matang
                    Maka dengarlah !

Wahai Tuhan …
Aku ingin bermunajat
Memunajatkan apa yang ingin dipinta dalam sanubari
Sanubari yang selalu terlena nikmat duniawi
Sanubari yang selalu ingin dekat pada sang pengasih
Maka ijabahlah !


Senandung Pada Mendung

Oleh: Rozy Ahimsyah Pratama

Sang surya bersembunyi dibalik awan kelam
Udara dingin kian merasuk tulang
Ini permainan alam
Membuat alam semakin gilang

Nyamannya mata ketika memandang
Memandang eloknya daun bergoyang
Ditemani sejuk angin berhembus
Sayu pun terhapus

Kicauan burung berseri-seri
Yang singgah pada pohon yang menari
Sebagian insane inginkan ini

Aku menatap langit membawa asa
Asa penuh pesona

Aku berharap terbang kesana
Sembari berdoa untuk kita

Meski ku pahami ini fatamorgana
Meski ku sadari ini maya
Ingin rasanya terus bahagia