Rabu, 31 Desember 2014

Kaleidoskop 2014

       Tahun 2014 bukanlah hanya sekedar tahun biasa dalam hidup ini. Begitu banyak tersirat arti dan pengalaman berarti diangka 2014, mulai dari hal-hal sederhana yang mengajarkan tentang kehidupan, baik dari suka dan dukanya hingga hal spektakuler yang baru ditahun ini aku rasakan. Bagaimana tidak ketika semua pengalaman yang perdana aku dapatkan semua datang pada tahun hebat ini, 2014. Benar, dari hal seputar kuliah, organisasi, bahkan asmara hingga banyak hal yang tak dapat dirinci disini. Semua itu tak lepas dari semua usaha dan kesempatan yang ada, maka pantaslah diri ini memunajatkan rasa syukur kepada Allah Ta’ala atas semua nikmat.

Rabu, 26 November 2014

Refleksi Doa pada Aksara

Pukul 05:37
Aku berada dibagian paling atas bangunan ini.
Kurasakan dingin
Pagi yang menerbangkan embun-embun putih
Kulihat fajar
Yang dengan anggun memancarkan rona kemerahan
Kuhirup udara
Pepohonan yang menari lembut yang mengeluarkan aroma asri
Kunikmati semua yang tersaji oleh semesta yang terasa oleh diri

         Aku hidup dalam sejuta kenikmatan
         Aku berdiri diatas kebahagian yang dunia tawarkan
         Aku dijamin tumbuh bersama fasilitas Tuhan

Pagi ini doa baik ku munajatkan
Setelah semalam kepenuhi relung pikirku dengan teori dan konsep
Setelah malam hingga pagi kuhabiskan untuk hafalkan sintesa
Setelah mataku lelah melihat ratusan skema
Setelah pikirku penat karena filosofi dan ilmu
Berharap Sang Maha Pendengar mengijabah doa hambanya yang hina
Berikanku kemudahan saat duduk tegang pada bangku usang kelas

Amin

Sabtu, 01 November 2014

Kultur Negeri Indahku

Ragam dan mozaik keindahan dari berbagai bentuk dan macam budaya negeri ini sungguh teramat kaya dan sarat akan filosofi leluhurnya. Dari Sabang hingga Marauke sana terhampar ribuan jenis kebudayaan negeri kita, negeri kaya akan budayanya heterogen.

Beberapa waktu lalu saya bersama rekan-rekan penerima beasiswa Djarum angkatan 30 berkumpul di Semarang, Jawa Tengah dalam rangka kegiatan Nation Building. Dalam kegiatan ini, sesuai namanya Nation Building maka kegiatannya adalah pembangunan bangsa / negara, dan yang diangkat adalah pembungan dalam aspek budaya bangsa. Selama 5 hari kami dikenalkan dan dilatih pada budaya bumi dewata, budaya asli Bali. Saya kagum dibalut kebanggaan pada bumi Indonesia ini, betapa tidak, budaya negeri ini yang merupakan buah keseluruhan pemikiran manusia dari peradaban terdahulu yang diciptakan, dihasilkan, dan diwujudkan dalam bentuk seni nyata.


Jumat, 17 Oktober 2014

Mahasiswa Antitesa (Ruang Kelas)

Kini aku menggenggam pulpen
Sembari mengukir kata
Dari keadaan ruang dan waktu saat ini
Aku ingin deskripsikan
Sebuah kondisi ruang kelas
Ruang yang katanya berjuta ilmu beterbangan disini
Yang kini tengah dimuat oleh dinginya udara

Sabtu, 06 September 2014

Excited Camp In Putrajaya, Malaysia.

            Tak lepas dari ingatan gue tentang kemeriahan dan pengalaman sangat awesome di negeri Jiran sana saat mengikuti program Nusantara Leadership Camp 2014 yang dilaksanakan di Putrajaya. Hehehe, kita mulai dari awal ya, awal banget malah.
            Kemarin gue di tag di satu kiriman facebook oleh Bang Doni, yang isinya tentang seleksi ILC dan NLC 2014 yang bakal diadain di Depok dan Putrajaya. Atas dasar pengen ngisi waktu saat mudik aja, gue pun inisiatif untuk ikut. Kurang lebih tiga hari gue ngelengkapin seluruh bahan seleksi mulai dari CV, esai, dan social enterprenuership canvas, semua udah kelar oke, dan kiriiiiiim. Saat pengumuman tiba, gue lupa tanggal berapanya kalo gak salah satu minggu setelah gue ngirim ntu semua berkas. Daaaaaan, berita bahagiapun datang, gue ada di posisi kelima saat itu dari empat puluh peserta lain, mengharukan dan membahagiakan sekali yaaa, hehe.
            Oke dengan modal itu, akhirnya semua yang diperlukan pra kegiatan udah gue siapin semua termasuk ongkosnya, walaupun minim sih, duuuuh. Akhirnya tanggal 21 agustus 2014 pukul 21:45 ane flight dari Palembang ke Jakarta dengan meninggalkan perkuliahan gue selama satu minggu kedepan, haaalah gapapa kali yee, haha. Landing di Jakarta sekitar pukul 22:45 disambut oleh partner gue dari Kalimantan si Hariadi dan dari Marauke si Hari, sama-sama hari. Haha. Mereka berdua adalah peserta ILC-NLC yang lulus juga, kita sebelumnya udah janjian bakal ketemuan. Karena kita-kita bakal dijemput oleh panitianya besok subuh, akhirnya kita bertiga tidurnya di lantai-lantai didepan terminal depature, haha maklum kita salah, karena kita udah keluar dari airport jadinya ga bisa tidur dimusola bhaha. Esoknya sekitar jam tiga subuh kita ditelpon oleh rekan peserta yang lain yakni Ilham dan Abdul dua mahasiswa asal Sumut, untuk ngisi  waktu nyampe dijemput akhirnya kita ngobrol-ngobrol ajaa gitu. Dan pukul 05:00 pagi kita dijemput oleh panitianya, oleh mbak Rindi dengan Bikun langsung deh kita menuju ke Depok karena pukul 08:00 kita udah mulai ada acara dari DPR RI. Setelah nyampe di Depok kita langsung ke Wisma Makara letakin barang sama bersih-bersih gitu. Setelah selesai kita langsung Auditorium FISIP UI (Gue lupa nama auditoriumnya), lanjut dengan penyampaian materi tentang pilar-pilar kebangsaan oleh wakil ketua DPR RI. Setelah selesai, lanjut malamnyaa kita delegasi Indonesia latihan, latihan apa? Latihan buat pesembahan budaya yang akan ditampilin di Malaysia nanti. Dan gue main Angklung, keren kan? Haha. Pentas budaya dengan persembahan tarian, perwayangan dan angklung dengan lagu Jaranan. Semuaaa selesai begitu cepat :p dan akhirnya kita pulang ke Wisma buat istirahat karena besoknya kita bakal flight pagi, pagi banget malah K.

Nusantara Leadership Camp

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti program ini, sala satu program pelatihan kepemimpinan yang dilaksanakan di Putrajaya, Malaysia. Yang diselenggarakan oleh kerajaan Malaysia dalam hal ini adalah Kementerian Komunikasi dan Multimedia (KKMM) Malaysia. Kegiatan yang dilakasanakan pada 23 agustus hingga 28 agustus 2014 yang diikuti oleh para mahasiswa terpilih dari berbagai negara yakni Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand. Ini merupakan salah satu program pelatihan terbaik yang pernah saya ikuti, betapa tidak dalam program ini kami disajikan dengan hal-hal yang bersifat sangat dasar hingga kompleks yang harus dimiliki oleh para pemimpin di negeri ditataran  negara melayu, yang disampaikan langsung oleh para ahli dan praktisi yang concern dalam bidangnya. Kegiatan merupakan pengalaman berharga bagi setiap peserta termasuk saya. Selain program training, dalam program ini juga kami mengenal kultur dan karakter negara lain termasuk juga kedekatan personal dengan para peserta lain. Menjadi lebih meriah lagi dikala pelatihan ini deselipkan dengan rangkaian acara games dan discuss yang semakin memacu semangat para peserta training.